JAKARTA, Jambiwin.com — Bentuk komitmen nyata terhadap peningkatan kualitas SDM di area operasinya, PetroChina International Jabung Ltd. merayakan kelulusan empat mahasiswa penerima beasiswa penuh asal Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi.
Keempat lulusan tersebut resmi menyandang gelar Sarjana Terapan dari Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas Cepu pada prosesi wisuda yang berlangsung Sabtu, 18 Juli 2026.
Keempat mahasiswa tersebut juga berhasil menyelesaikan pendidikan delapan semester dengan rekam jejak akademis yang impresif:

M. Bagas Sultan Abighail – Teknik Mesin Kilang (IPK 3,61)
Tito Antonio Jr – Teknik Mesin Kilang (IPK 3,60)
Nada Aqilah Izzatinnisa – Teknik Instrumentasi Kilang (IPK 3,62)
M. Daffa Raswiansyah – Logistik Minyak dan Gas (IPK 3,56)
Acara wisuda tersebut disaksikan langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Ahmad Erani Yustika, mewakili Menteri ESDM, bersama jajaran pimpinan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dan pelaku industri energi nasional maupun multinasional. Hadir pula perwakilan dari PetroChina, yakni Vice President Business Support Alfiani dan Communication Manager Afdal, serta Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Sumbagsel, Safe’i.
Investasi Pendidikan Berkelanjutan
Vice President Business Support PetroChina, Alfiani, menegaskan bahwa program ini dirancang untuk memaksimalkan potensi putra-putri lokal di sekitar wilayah operasi Blok Jabung agar mampu bersaing secara global.
”Fokus utama kami bukan sekadar memberikan bantuan finansial selama masa pendidikan, melainkan mendukung terciptanya generasi muda siap kerja yang kompetensinya sesuai dengan kebutuhan nyata di sektor energi,” ujar Alfiani.
Total investasi pendidikan yang dikucurkan PetroChina pada periode kedua (2022–2026) ini mencapai Rp1,86 miliar. Dana tersebut mencakup seluruh biaya perkuliahan hingga fasilitas akomodasi asrama selama empat tahun penuh.
Secara keseluruhan, program beasiswa PetroChina di PEM Akamigas Cepu telah meluluskan dua angkatan:
Periode I (2019–2023): 9 mahasiswa
Periode II (2022–2026): 4 mahasiswa
Direktur PEM Akamigas, Erdila Indriani, mengapresiasi sinergi erat bersama mitra industri seperti PetroChina. Ia menjelaskan bahwa keberhasilan para lulusan tak lepas dari penguatan kurikulum vokasi berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) yang dipadukan dengan program magang industri wajib selama enam bulan.(Edo)












